yeah, what a day !
itu yang ingin saya bilang hari ini. entah kenapa hari ini begitu spesial bagi saya. hari lain memang spesial menurut saya, namun entah kenapa, hari ini begitu spesial.
yaaaa, saya awali hari ini dengan pergi ke gereja, dengan mandi yg terburu2 dan sedikit hujan menerpa dalam perjalanan ke gereja, sampailah saya pada rumah ibadah dengan kemeja putih basah dan menjadi transparan dengan baju dalam yang tampak kemana-mana, serta keadaan gereja yang super dingin membuat seakan2 angin merasuki tulang2 tubuh. yaaak *LEBAY* hahaha yang pasti cukup dingin sehingga baju saya pun dari basah sampai kering kembali.
pulang gereja, tidur tidur dan makan siang. setelah makan siang, latihan paduan suara, dan tak ada yg istimewa, berjalan seperti apa adanya.
setelah paduan suara, ada selebrasi sedikit dari tim ISOPOLO yang menjadi juara 1 dalam pekan olahraga GKII Yogyakarta, dan saya salah satu bagian dari tim futsal itu. namun sekali lagi, semua berjalan seperti biasanya.
saat malam pun tiba, saya akhirnya menemukan sumber kesenangan saya pada hari ini. yaaaa hal yang pertama, maaf ini terlalu private sehingga tak layak untuk didiskusikan melalui ranah publik. hehehe. bahkan untuk persentase, faktor x ini memegang 90% dari alasan kesenangan saya hari ini.
dan yang kedua, ternyata, sudah tiga bulan lebih saya tak mendengar khotbah dari seorang pendeta yang luar biasa, menurut saya, dari GKI Gejayan, yang bernama Pdt. Hadyan Tanwikara. Yak, terakhir kali saya dengar khotbahnya ialah saat natal SKK JTMI-FKG. dan ternyata, sekali lagi saya mendengar khotbah yg menurut saya benar2 inspiring. Bacaannya diambil dari sebuah perikop injil Yohanes, mengenai percakapan Yesus dengan perempuan Samaria. oke, pertama2, saya jelaskan dulu mengapa khotbah Pdt ini begitu inspiring menurut saya? sebab cara Beliau membawakan yaa santai, layaknya seorang bapak berbicara kepada anaknya dengan lembut. Lalu, isinya pun sesuai dengan kehidupan sehari2. contohnya ialah saya tadi kagum bagaimana Beliau menggambarkan dan mendeskripsikan Yesus sebagai pemulung, yang mau mengambil dan mengolah sampah-sampah, yaitu kita, manusia ciptaanNya. pernahkah anda terbayang untung menggambarkan sosok Yesus yang mulia dan besar sebagai seorang pemulung? tentu jarang orang yg bisa punya pikiran seperti itu.
dan malam pun semakin larut ditengah kesibukan kuliah menuju UTS. yaak wish me luck, and wish all of you a bunch of luck. dan akhirnya selimut pun berurai ditemani bantal dan guling yang berjaga di tengah keheningan malam.
-hidup itu indah-
It isn't an inspiring, powerful and unpredictable story, however, it is limited edition of brain and words
Minggu, Maret 27, 2011
Sabtu, Maret 19, 2011
mencintaimu
hujan menjadikan rencana hari ini buyar layaknya gas dalam balon yang pecah. hahahahaa cukup berbasa basinya. hari ini memang diisi dengan bergalau galau ria dengan laptop dan gitar dan bermalas-malasan. Namun, di tengah boredom tersebut, tersirat sebuah inspirasi untuk menulis sebuah karya.
Mencintaimu
Sayu sayu sepatah kata kudengar
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Darimanakah gerangan suara itu berasal?
Ah kuhiraukan dan kubiarkan segala gundah dan segala kesunyian ini
Aktivitas pun aku jalani dengan apa adanya
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Sekali lagi kudengar dan kuambil keputusan
Ku angkat telefon genggamku dan muncullah suara dari seberang
Suara hangat yang menyejukkan pikiran dan mencairkan kebekuan hati
Dan setelah bunyi telfon berakhir dengan tak acuh
Terbesit kata “hanya sebatas kangen.”
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Oh, cukup dua kali suara itu menggaung di pikiranku
Aku penasaran akan arti dari suara itu
Esensi dari panggilan Ibu itu
Dan sebuah kenangan pun terlintas di otakku
Kala hujan menetes sentuhan hangatmu menyingkapkan segala kedinginanku
Kala hari panas, keringatmu menetes peluh sambil mengibaskan secarik kertas
Kala hari malam, kehadiranmu yang membuatku terjaga hingga pagi menjelang
Dan kasihmu selalu mencerahkan hariku
1 tahun, 5 tahun, dan 19 tahun yang lalu
Tiada hari tanpa celotehmu
Tiada hari tanpa tetesan keringatmu
Tiada hari tanpa senyum indahmu
Dan aku rindu semuanya itu, Ibu
Aku akan segera pulang
Pulang ke tempat terindah yg pernah kurasakan
Di bawah pangkuan seorang Ibu tercinta
Dan lihatlah, Ibu, aku akan selalu ada untukmu
Mencintaimu
Tidak hanya sampai waktu memisahkan kita
Melainkan tak terbatas waktu cintaku untukmu, Ibu
-hidup itu indah-
Mencintaimu
Sayu sayu sepatah kata kudengar
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Darimanakah gerangan suara itu berasal?
Ah kuhiraukan dan kubiarkan segala gundah dan segala kesunyian ini
Aktivitas pun aku jalani dengan apa adanya
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Sekali lagi kudengar dan kuambil keputusan
Ku angkat telefon genggamku dan muncullah suara dari seberang
Suara hangat yang menyejukkan pikiran dan mencairkan kebekuan hati
Dan setelah bunyi telfon berakhir dengan tak acuh
Terbesit kata “hanya sebatas kangen.”
“Pulanglah, Nak, Ibu menunggumu.”
Oh, cukup dua kali suara itu menggaung di pikiranku
Aku penasaran akan arti dari suara itu
Esensi dari panggilan Ibu itu
Dan sebuah kenangan pun terlintas di otakku
Kala hujan menetes sentuhan hangatmu menyingkapkan segala kedinginanku
Kala hari panas, keringatmu menetes peluh sambil mengibaskan secarik kertas
Kala hari malam, kehadiranmu yang membuatku terjaga hingga pagi menjelang
Dan kasihmu selalu mencerahkan hariku
1 tahun, 5 tahun, dan 19 tahun yang lalu
Tiada hari tanpa celotehmu
Tiada hari tanpa tetesan keringatmu
Tiada hari tanpa senyum indahmu
Dan aku rindu semuanya itu, Ibu
Aku akan segera pulang
Pulang ke tempat terindah yg pernah kurasakan
Di bawah pangkuan seorang Ibu tercinta
Dan lihatlah, Ibu, aku akan selalu ada untukmu
Mencintaimu
Tidak hanya sampai waktu memisahkan kita
Melainkan tak terbatas waktu cintaku untukmu, Ibu
-hidup itu indah-
Jumat, Maret 18, 2011
lelaki dan tangisan
saat saya sedang menjelajahi dunia maya yang akhir2 ini menjadi kebiasaan saya di tiap malam, saya menemukan sebuah note cantik yang saya pun tak bisa memberi judul dari note tersebut.
demikian tulisan dari note tersebut:
Kalau seorang lelaki menangis dihadapanmu,
berarti dia sudah tak dapat menahannya lagi
Lalu kau pegang pundaknya saat dia menangis, maka dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu
Namun jika kau membiarkannya pergi,dia tidak akan pernah menjadi dirinya yang dulu
Seorang lelaki tidak akan menangis dengan mudah,kecuali dihadapan orang yang dia sayangi
Dia menjadi lemah
Seorang lelaki tidak akan menangis dengan mudah,hanya jika dia sangat menyayangimu,dia akan menurunkan rasa egoisnya
Jika seorang lelaki pernah menangis karenamu,tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian
Dia adalah orang yang akan bersamamu sepanjang hidupmu
Jika seorang lelaki menangis karenamu,tolong jangan menyia-nyiakan tangisan nya.
Mungkin karena keputusanmu,kau merusak kehidupannya
Saat dia menangis karenamu,saat dia menangis didepanmu tataplah matanya ,dapatkah kau melihat dan merasakan sakit yang dirasakannya???
Pikirkan
Lelaki mana yang akan menangis dengan murni,penuh rasa sayang,didepanmu,dan karenamu
Dia menangis bukan karena lemah. dia menangis bukan karena mengharap simpati ataupun belas kasihan
Tapi dia menangis di depanmu. karena menangis dengan diam-diam sudah tak memungkinkan lagi baginya
Jika seorang lelaki menangisi hatinya untukmu. dan semua karena dirimu. inilah saatnya melihat apa yang telah kau lakukan padanya dan untuknya
Jawabannya ada padamu.
berakhir sudah note itu saya baca dan saya merenungkan sedikit apa isi dan esensi dari sebuah note itu.
merenung, merenung, dan merenung.
akhirnya saya menemukan sedikit opini tentang note tersebut
mengapa lelaki tidak diperbolehkan menangis jika terjadi sebuah kejadian? apakah menangis itu sama dengan cengeng? apakah menangis hanya boleh untuk perempuan?
jelas jawaban saya dari 3 pertanyaan itu ialah hal yang lumrah apabila seorang lelaki menangis. mengapa? apa salahnya menangis ? menangis adalah sebuah ungkapan perasaan sedih dari "manusia". Di sini saya tidak menyebutkan sebuah gender, melainkan secara universal, yaitu manusia. Dan manusia berhak mengekspresikan sebuah perasaan dari hatinya. Nah, jika saya balik pertanyaannya, jika lelaki tidak boleh menangis, berarti perempuan tidak boleh marah2 sebab marah2 identik dengan sikap kasar dan refer ke sifat lelaki? marah, nangis, gila, dan apapun sifat manusia itu boleh diekspresikan, namun caranya haruslah benar
lalu, menangis tidak sama dengan CENGENG! orang cengeng pastilah menangis, tp belom tentu orang menangis pastilah cengeng.

dan ternyata di dunia ini, masih banyak lelaki belom paham akan arti menangis. lelaki selalu mengartikan bahwa tangisan hanyalah sebuah untaian air mata yang pantas dikeluarkan oleh wanita, dan apabila seorang lelaki menangis, maka diragukan kejantanannya. padahal, setiap manusia punya rasa lembut. ini yg membuat manusia bisa menangis, dan menangislah bila kau ingin menangis. tak ada yg melarangmu untuk menangis
demikian tulisan dari note tersebut:
Kalau seorang lelaki menangis dihadapanmu,
berarti dia sudah tak dapat menahannya lagi
Lalu kau pegang pundaknya saat dia menangis, maka dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu
Namun jika kau membiarkannya pergi,dia tidak akan pernah menjadi dirinya yang dulu
Seorang lelaki tidak akan menangis dengan mudah,kecuali dihadapan orang yang dia sayangi
Dia menjadi lemah
Seorang lelaki tidak akan menangis dengan mudah,hanya jika dia sangat menyayangimu,dia akan menurunkan rasa egoisnya
Jika seorang lelaki pernah menangis karenamu,tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian
Dia adalah orang yang akan bersamamu sepanjang hidupmu
Jika seorang lelaki menangis karenamu,tolong jangan menyia-nyiakan tangisan nya.
Mungkin karena keputusanmu,kau merusak kehidupannya
Saat dia menangis karenamu,saat dia menangis didepanmu tataplah matanya ,dapatkah kau melihat dan merasakan sakit yang dirasakannya???
Pikirkan
Lelaki mana yang akan menangis dengan murni,penuh rasa sayang,didepanmu,dan karenamu
Dia menangis bukan karena lemah. dia menangis bukan karena mengharap simpati ataupun belas kasihan
Tapi dia menangis di depanmu. karena menangis dengan diam-diam sudah tak memungkinkan lagi baginya
Jika seorang lelaki menangisi hatinya untukmu. dan semua karena dirimu. inilah saatnya melihat apa yang telah kau lakukan padanya dan untuknya
Jawabannya ada padamu.
berakhir sudah note itu saya baca dan saya merenungkan sedikit apa isi dan esensi dari sebuah note itu.
merenung, merenung, dan merenung.
akhirnya saya menemukan sedikit opini tentang note tersebut
mengapa lelaki tidak diperbolehkan menangis jika terjadi sebuah kejadian? apakah menangis itu sama dengan cengeng? apakah menangis hanya boleh untuk perempuan?
jelas jawaban saya dari 3 pertanyaan itu ialah hal yang lumrah apabila seorang lelaki menangis. mengapa? apa salahnya menangis ? menangis adalah sebuah ungkapan perasaan sedih dari "manusia". Di sini saya tidak menyebutkan sebuah gender, melainkan secara universal, yaitu manusia. Dan manusia berhak mengekspresikan sebuah perasaan dari hatinya. Nah, jika saya balik pertanyaannya, jika lelaki tidak boleh menangis, berarti perempuan tidak boleh marah2 sebab marah2 identik dengan sikap kasar dan refer ke sifat lelaki? marah, nangis, gila, dan apapun sifat manusia itu boleh diekspresikan, namun caranya haruslah benar
lalu, menangis tidak sama dengan CENGENG! orang cengeng pastilah menangis, tp belom tentu orang menangis pastilah cengeng.

dan ternyata di dunia ini, masih banyak lelaki belom paham akan arti menangis. lelaki selalu mengartikan bahwa tangisan hanyalah sebuah untaian air mata yang pantas dikeluarkan oleh wanita, dan apabila seorang lelaki menangis, maka diragukan kejantanannya. padahal, setiap manusia punya rasa lembut. ini yg membuat manusia bisa menangis, dan menangislah bila kau ingin menangis. tak ada yg melarangmu untuk menangis
Senin, Februari 28, 2011
Ending
"....and they lived happily ever after."
I think we're familiar with this kind of words, which are usually shown up in the end of a story. Pinocchio, A Little Mermaid, Sleeping Beauty, and so many more story ended with a beautiful and sweet ending.
Happy ending. That's what I'm talking about today.
As a normal human, of course we fancy a felicitous and delighted ending. Who want to be murdered as the reason you dead? Who want to have few money? No one I think
However, in this world, there are not only one choice. There are so many choices of living in this world. Either yes or no, either sad or glad.
you can't live in this world wishing full of happy moment and stunning ending in your life. you must have a try to gain some happy ending, not only wishing all the day.
So, in other words of there is a happy ending, so it must be a sad ending in this life. the question is, why do people feel harsh when they get a sad ending?
for the first reason, I think a sweet folk lore become the alibi. most of folk lore in this world ended by a happy ending, don't they? This makes human feel that they should obtain the same thing with the folk lore. And also, folk lore is told when people were young, in the age of 3-5, when they like to imagine something. If they always smell the fluorescent of folk lore, they should just know about happy ending. They are unusual with those kinda such sad and horrible ending.
finding a reason, we walk by one more step. Sad ending, should we get it?
I think, a sad ending is a relative clause, by means sad is a relative thing. So when I feel it was a sorrow thing, maybe others think it was fine and sometimes they say it was cool, so far away rather than sad. SO, one thing that should be contained is we should have a positive thinking. While you were sad, just think you would get some more excellent experience later. Like indonesian said, A failure is a belated triumph. so just take it easy and walk on by through your sorrow experience. because, God have said, there is no sorrow for human to be uncontrolled. So, if there is a sad story in your life, just try to solve it and be positive thinker, and you will get what we call a triumph ending.
I think we're familiar with this kind of words, which are usually shown up in the end of a story. Pinocchio, A Little Mermaid, Sleeping Beauty, and so many more story ended with a beautiful and sweet ending.
Happy ending. That's what I'm talking about today.
As a normal human, of course we fancy a felicitous and delighted ending. Who want to be murdered as the reason you dead? Who want to have few money? No one I think
However, in this world, there are not only one choice. There are so many choices of living in this world. Either yes or no, either sad or glad.
you can't live in this world wishing full of happy moment and stunning ending in your life. you must have a try to gain some happy ending, not only wishing all the day.
So, in other words of there is a happy ending, so it must be a sad ending in this life. the question is, why do people feel harsh when they get a sad ending?
for the first reason, I think a sweet folk lore become the alibi. most of folk lore in this world ended by a happy ending, don't they? This makes human feel that they should obtain the same thing with the folk lore. And also, folk lore is told when people were young, in the age of 3-5, when they like to imagine something. If they always smell the fluorescent of folk lore, they should just know about happy ending. They are unusual with those kinda such sad and horrible ending.
finding a reason, we walk by one more step. Sad ending, should we get it?
I think, a sad ending is a relative clause, by means sad is a relative thing. So when I feel it was a sorrow thing, maybe others think it was fine and sometimes they say it was cool, so far away rather than sad. SO, one thing that should be contained is we should have a positive thinking. While you were sad, just think you would get some more excellent experience later. Like indonesian said, A failure is a belated triumph. so just take it easy and walk on by through your sorrow experience. because, God have said, there is no sorrow for human to be uncontrolled. So, if there is a sad story in your life, just try to solve it and be positive thinker, and you will get what we call a triumph ending.
Kamis, Februari 17, 2011
sifat buruk dari homo sapiens
"HOMO SAPIENS" atau yang nama latin ini sering disebut dengan kata Manusia. berbagai ciri dimiliki oleh masing masing manusia, berbagai sifat dimiliki oleh masing masing manusia. ada yang baik hati, jahat, cemburuan, iri hati, dengki, suka menolong, dan banyaaaaaaaak lah sifat dari manusia.


nah, biarpun ada berbagai macam sifat dari homo sapiens ini, ternyata ada 1 sifat yang hampir dimiliki oleh sekian banyak manusia di Bumi ini
apakah sifat itu?
Sifat yang membuat manusia tak pernah puas akan apa yang didapatnya.
jelas mudah sekali dilihat dalam kehidupan sehari-hari. contohnya, manusia jika sudah mendapat IP 3,5 jelas masih ingin berhasrat mendapatkan 4 dengan menghalalkan segala cara. dari nge-hack server akademika, atau yg paling ringan protes membabi buta kepada dosen sampai dapet nilai yg diinginkan.
contoh lainnya, seorang artis papan atas, penyanyi dari ungu, menceraikan istrinya yg telah ia sayang untuk sekian tahun, demi mendapat seorang wanita yang lebih cantik menurutnya. *maaf berbau infotainment sebab dunia tak lepas dari infotainment
nah, jika kita analogikan dengan kejadian ini.
andaikan Anda berjalan di sebuah emperan toko dengan menggunakan kalung berlian yg Anda miliki, lalu Anda menemukan sebuah kalung berlian yang lebih mengkilat dan lebih cemerlang. Apa yang akan anda lakukan?

ada dua pilihan mungkin yang bisa saya tebak.
1. mengambil kalung berlian itu dan memiliki dua kalung berlian dan melompat2 kegirangan
atau
2. melewatkan kesempatan mengambil kalung berlian itu *mungkin dengan cara ditinggalkan atau diberi kepada yg berwenang* dan pulang ke rumah lalu bersyukur dan membersihkan dan mengasah kalung berlian yg kita miliki agar menjadi seindah yg kita temukan tadi.
nah siapakah anda? yang mana yang Anda pilih? nomor satu ataukah nomer dua?
sudahkah kita bersyukur akan apapun yang sudah kita miliki?


nah, biarpun ada berbagai macam sifat dari homo sapiens ini, ternyata ada 1 sifat yang hampir dimiliki oleh sekian banyak manusia di Bumi ini
apakah sifat itu?
Sifat yang membuat manusia tak pernah puas akan apa yang didapatnya.
jelas mudah sekali dilihat dalam kehidupan sehari-hari. contohnya, manusia jika sudah mendapat IP 3,5 jelas masih ingin berhasrat mendapatkan 4 dengan menghalalkan segala cara. dari nge-hack server akademika, atau yg paling ringan protes membabi buta kepada dosen sampai dapet nilai yg diinginkan.
contoh lainnya, seorang artis papan atas, penyanyi dari ungu, menceraikan istrinya yg telah ia sayang untuk sekian tahun, demi mendapat seorang wanita yang lebih cantik menurutnya. *maaf berbau infotainment sebab dunia tak lepas dari infotainment
nah, jika kita analogikan dengan kejadian ini.
andaikan Anda berjalan di sebuah emperan toko dengan menggunakan kalung berlian yg Anda miliki, lalu Anda menemukan sebuah kalung berlian yang lebih mengkilat dan lebih cemerlang. Apa yang akan anda lakukan?

ada dua pilihan mungkin yang bisa saya tebak.
1. mengambil kalung berlian itu dan memiliki dua kalung berlian dan melompat2 kegirangan
atau
2. melewatkan kesempatan mengambil kalung berlian itu *mungkin dengan cara ditinggalkan atau diberi kepada yg berwenang* dan pulang ke rumah lalu bersyukur dan membersihkan dan mengasah kalung berlian yg kita miliki agar menjadi seindah yg kita temukan tadi.
nah siapakah anda? yang mana yang Anda pilih? nomor satu ataukah nomer dua?
sudahkah kita bersyukur akan apapun yang sudah kita miliki?
Rabu, Januari 19, 2011
sebuah kecenderungan
sebuah kata yang sering kita dengar, kecenderungan. sebuah sudut pandang manusia yang mengacu kepada suatu hal, bisa pendapat, filosofi, dan lain-lain.
yaaak cukup pengantar yang mungkin tidak begitu jelas, sebab menurut saya, kita sudah sepantasnya, bagi mahasiswa, mengerti akan arti kata kecenderungan.
lalu, apakah kecenderungan yang saya akan bicarakan hari ini? kecenderungan akan hal apa yg akan saya bahas?
Kecenderungan akan CINTA ! *maaf bagi yang malas jika saya sering membual tentang cinta sebab cinta memang sulit untuk didefinisikan dan diartikan. Namun, yang saya akan bahas bukan mengapa kita cinta seseorang, tapi KECENDERUNGAN gaya atau tipe cowok / cewek yang dialami dalam setiap fase hidup manusia.
tak dipungkiri, jelas, kriteria dan kecenderungan akan wanita atau pria idaman akan berubah sesuai dengan fase manusia. Kriteria pacar anak kecil dengan kriteria pacar orang dewasa pasti berbeda. lalu, apa saja kecenderungan2 kriteria tersebut?
Namanya saja kecenderungan, jelas, tidak semua orang sependapat dengan saya, namun saya melihat fakta dan realita dalam kehidupan sosial, dan menurut saya, bisa dibilang valid lah data ini.
pertama : fase jaman SD.
menurut pengamatan, tipe kriteria pacar anak SD ialah mereka yang sering bermain bersama dan mereka yang satu kelas bersama di sekolah. sebab mereka hanya mencari pacar untuk sebuah prestis dan "pacar" mereka hanya sebatas teman bermain, maklum, namanya juga anak SD. masih bisa disebut puppy love.
lalu kedua : fase remaja *khususnya anak SMA*
di fase ini, ada kecenderungan yang berubah untuk pacar bagi anak SMA. anak SMA kebanyakan ingin memiliki pacar yang "preman" atau bandel. entah kenapa mereka jika dekat dengan anak bandel, mereka merasa aman dan nyaman. sungguh kasihan para nerdy dan geeks, dimana jelas mereka akan dijauhi di para fase SMA. lalu, kecenderungan lainnya ialah wanita *khususnya* menyukai para pria yang jago dalam bidang olahraga. coba saja cek di tiap sekolah di jakarta. lebih dari 80% sekolah di JABODETABEK yg kapten basketnya pasti punya pacar. tidak hanya kapten basket, tp olahraga lainnya. mungkin saya saja yg mantan kapten basket semasa SMA namun tidak punya pacar *CURHAT* hahaha. ilmu psikologi mengemukakan bahwa ada kecenderungan untuk berpacaran dengan mereka para kapten tersebut membuat sang wanita ikut menjadi terkenal. jika pacar mereka eksis, jelas pasangannya akan ikut ngeksis juga. itu lah kriteria pacar semasa SMA
masuk ke fase ketiga, mulai dewasa dan mulai serius mencari pasangan hidup.
fase ketiga ialah fase kuliah.
mulai masa ini, mulailah manusia mencari siapa pasangan hidup mereka yang cocok. para kapten basket SMA akhirnya mulai ditinggalkan, para "anak bandel" SMA jelas akan ditinggal. mulailah kecenderungan mencari mereka yang berotak. YEAH akhirnya nerdy dan geek mendapat tempat disini. semua yang pinter dan pintar ngomong akan mendapat keuntungan di masa ini. 
setelah fase kuliah, ada fase berikutnya yaitu fase bekerja.
pada fase ini, jelas, kecenderungan mencari pacar yang TAJIR, KAYA dan SUKSES.
It's talking about money for the future. Siapa sih yang mau hidup miskin dengan pasangannya nanti? mulailah pada fase ini mereka yang ganteng, jago olahraga, dan apapun itu terhabisi mereka yang memiliki uang dan pandai. mau pacarnya kerja jauh di Dubai sana, asal tiap bulan ada kiriman, pasti akan menjadi pilihan tersendiri dibanding yg satu kerja dengan kita tapi gajinya rendah. di fase ini, mulailah terlihat bahwa materi itu penting ! sampai sampai matre dengan sayang hanya sebatas pinang dibelah dua dan hanya kasih yg tulus yang membedakan.
dan fase berikutnya fase setelah menikah.
pertanyaannya, memang ada fase setelah MENIKAH?
Ada. dan itu yang berbicara hanya komitmen untuk menjaga hubungan pernikahan tersebut. Pertama, saya sebutkan dulu kecenderungan, baru fakta2nya. Kecenderungan mereka yang sudah menikah, mereka ingin merasakan namanya masa muda kembali. jadi mereka ingin kembali memiliki pacar yg preman dan nakal nakal tersebut. Ini disebabkan manusia suka merewind apa yang mereka lakukan di masa lampau. Maka, tak jarang pasangan suami istri bercerai karena salah satu selingkuh dengan anak muda. Contoh jelas, Yuni Shara dengan Rafi. itu menandakan cinta tak kenal umur dan usia. Nah ini hanya tinggal komitmen dari pasangan2 tersebut. mau melalui masa muda kembali dengan BERDUA atau cari pasangan lain kah?
*inspired by Guru Besar Quin BSD : Pak Darmawan
dan terpikirkan saat belajar kurva ekonomi
yaaak cukup pengantar yang mungkin tidak begitu jelas, sebab menurut saya, kita sudah sepantasnya, bagi mahasiswa, mengerti akan arti kata kecenderungan.
lalu, apakah kecenderungan yang saya akan bicarakan hari ini? kecenderungan akan hal apa yg akan saya bahas?
Kecenderungan akan CINTA ! *maaf bagi yang malas jika saya sering membual tentang cinta sebab cinta memang sulit untuk didefinisikan dan diartikan. Namun, yang saya akan bahas bukan mengapa kita cinta seseorang, tapi KECENDERUNGAN gaya atau tipe cowok / cewek yang dialami dalam setiap fase hidup manusia.
tak dipungkiri, jelas, kriteria dan kecenderungan akan wanita atau pria idaman akan berubah sesuai dengan fase manusia. Kriteria pacar anak kecil dengan kriteria pacar orang dewasa pasti berbeda. lalu, apa saja kecenderungan2 kriteria tersebut?
Namanya saja kecenderungan, jelas, tidak semua orang sependapat dengan saya, namun saya melihat fakta dan realita dalam kehidupan sosial, dan menurut saya, bisa dibilang valid lah data ini.
pertama : fase jaman SD.
menurut pengamatan, tipe kriteria pacar anak SD ialah mereka yang sering bermain bersama dan mereka yang satu kelas bersama di sekolah. sebab mereka hanya mencari pacar untuk sebuah prestis dan "pacar" mereka hanya sebatas teman bermain, maklum, namanya juga anak SD. masih bisa disebut puppy love.lalu kedua : fase remaja *khususnya anak SMA*
di fase ini, ada kecenderungan yang berubah untuk pacar bagi anak SMA. anak SMA kebanyakan ingin memiliki pacar yang "preman" atau bandel. entah kenapa mereka jika dekat dengan anak bandel, mereka merasa aman dan nyaman. sungguh kasihan para nerdy dan geeks, dimana jelas mereka akan dijauhi di para fase SMA. lalu, kecenderungan lainnya ialah wanita *khususnya* menyukai para pria yang jago dalam bidang olahraga. coba saja cek di tiap sekolah di jakarta. lebih dari 80% sekolah di JABODETABEK yg kapten basketnya pasti punya pacar. tidak hanya kapten basket, tp olahraga lainnya. mungkin saya saja yg mantan kapten basket semasa SMA namun tidak punya pacar *CURHAT* hahaha. ilmu psikologi mengemukakan bahwa ada kecenderungan untuk berpacaran dengan mereka para kapten tersebut membuat sang wanita ikut menjadi terkenal. jika pacar mereka eksis, jelas pasangannya akan ikut ngeksis juga. itu lah kriteria pacar semasa SMAmasuk ke fase ketiga, mulai dewasa dan mulai serius mencari pasangan hidup.
fase ketiga ialah fase kuliah.
mulai masa ini, mulailah manusia mencari siapa pasangan hidup mereka yang cocok. para kapten basket SMA akhirnya mulai ditinggalkan, para "anak bandel" SMA jelas akan ditinggal. mulailah kecenderungan mencari mereka yang berotak. YEAH akhirnya nerdy dan geek mendapat tempat disini. semua yang pinter dan pintar ngomong akan mendapat keuntungan di masa ini. 
setelah fase kuliah, ada fase berikutnya yaitu fase bekerja.
pada fase ini, jelas, kecenderungan mencari pacar yang TAJIR, KAYA dan SUKSES.
It's talking about money for the future. Siapa sih yang mau hidup miskin dengan pasangannya nanti? mulailah pada fase ini mereka yang ganteng, jago olahraga, dan apapun itu terhabisi mereka yang memiliki uang dan pandai. mau pacarnya kerja jauh di Dubai sana, asal tiap bulan ada kiriman, pasti akan menjadi pilihan tersendiri dibanding yg satu kerja dengan kita tapi gajinya rendah. di fase ini, mulailah terlihat bahwa materi itu penting ! sampai sampai matre dengan sayang hanya sebatas pinang dibelah dua dan hanya kasih yg tulus yang membedakan. dan fase berikutnya fase setelah menikah.
pertanyaannya, memang ada fase setelah MENIKAH?
Ada. dan itu yang berbicara hanya komitmen untuk menjaga hubungan pernikahan tersebut. Pertama, saya sebutkan dulu kecenderungan, baru fakta2nya. Kecenderungan mereka yang sudah menikah, mereka ingin merasakan namanya masa muda kembali. jadi mereka ingin kembali memiliki pacar yg preman dan nakal nakal tersebut. Ini disebabkan manusia suka merewind apa yang mereka lakukan di masa lampau. Maka, tak jarang pasangan suami istri bercerai karena salah satu selingkuh dengan anak muda. Contoh jelas, Yuni Shara dengan Rafi. itu menandakan cinta tak kenal umur dan usia. Nah ini hanya tinggal komitmen dari pasangan2 tersebut. mau melalui masa muda kembali dengan BERDUA atau cari pasangan lain kah?
*inspired by Guru Besar Quin BSD : Pak Darmawan
dan terpikirkan saat belajar kurva ekonomi
Langganan:
Postingan (Atom)
